Semilir angin berhembus ketika melewati jalan jalan rindang, jalan yang menurun membuat saya tak perlu mengoes sepeda. sampe BIP loh ga ngegoes, cuma dikit ngegoesnya. hem di simpang dukomsel, saya terenyuh melihat pengamen kecil, di tas masih ada biskuit! dengan cepat saya mengambil biskuit dan memberikan kepada ank laki-laki itu. Yang permpuan membuka tangannya, pertanda memninta. aku ga punya lagi, jadi gimana?
Dengan senyum, saya memberi tahu untuk memakan biskuit itu berdua. Anak laki-laki itu duduk di pinggir selokan, dan membagi biskuitnya ke yang lain. Memanggil temannya yang jauh disana dengan suara cemprengnya. "Waaaay!" sambil menyodorkan biskuit berbungkus hijau itu ke atas kepalanya, seperti pemenang pertandingan tinju. Aku tersenyum melihat mereka. dan Bapak di dalam mobil carry itu pun tersenyum setelah meperhatikan aku di lampu merha dengan sepeda merah dan ransel biru dongker.
Dunia begitu indah saat kita bisa melengkapi dan berbagi bersama mereka yang kurang beruntung, terimakasih tuhan telah sempurnakan hari ini. Indahnya akhir bulan Juni ♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar